Amarah yg kian membara
Kebencian mendalam untukmu
Untuk waktu yg sia sia kau beri
Untuk rasa yg seakan kau buat
Sedih ketika kau bahagia tp kuakui
Sedih pula ketika kau bersedih
Karna rasa itu masih tertanam dihati ini
Rasa ini seakan tak berarti
Tak pantas tuk ku perjuangkan
Penyesalan terbesarku
Kebohongan terindahmu
Mencintai seorang dara
Yang seakan rapuh
Namun seperti duri
Kuberi bahagiaku
Semua yg ku punya
Namun sakit yg kudapat
Kini kucoba tuk bertahan
Mulai tuk melawan kepedihan dalam hati
Mencoba tersenyum walau kepedihan kurasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar